Tempat Belajar dan Bergaul Bermanfaat

Bilangan Oksidasi dan Aturan Penentuan Biloks | Kimia SMA Kelas X Semester 2

Bilangan Oksidasi dan Aturan Penentuan Biloks | Kimia SMA Kelas X Semester 2 – Kita kembali belajar kimia. Beberapa waktu yang lalu kita sudah belajar mengenai Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit. Kemudian kita juga sudah berkenalan dengan materi selanjutnya yaitu pengertian dan macam-macam reaksi redoks,, reaksi redukasi dan oksidasi. Memang materi tersebut untuk kimia kelas x semester 2. Selanjutnya kita akan belajar mengenai Biloks atau aturan penentuan bilangan oksidasi.

Bilangan Oksidasi dan Aturan Penentuan Biloks | Kimia SMA Kelas X Semester 2

WAJIB  megaphone Bilangan Oksidasi dan Aturan Penentuan Biloks | Kimia SMA Kelas X Semester 2 megaphone Bilangan Oksidasi dan Aturan Penentuan Biloks | Kimia SMA Kelas X Semester 2 Tulisan yang harus dibaca :

gembira Bilangan Oksidasi dan Aturan Penentuan Biloks | Kimia SMA Kelas X Semester 2 Reaksi Redoks : Reduksi dan Oksidasi | Materi Kimia SMA Kelas X Semester 2

semangat Bilangan Oksidasi dan Aturan Penentuan Biloks | Kimia SMA Kelas X Semester 2 Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit | Materi Kimia SMA Kelas X Semester 2

Pengertian Bilangan Oksidasi atau biloks

B.O suatu unsur dalam senyawa sama dengan jumlah elektron yang telah dilepaskan ataupun ditangkap / diikat oleh atom unsur pada pembentukan suatu senyawa.

Biloks juga bisa dijelaskan sebagai muatan yang dimiliki suatu unsur dalam suatu ikatan dengan unsur lain.

Biloks ada 2, biloks positif = jumlah elektron suatu unsur yang dilepas sedangkan biloks negatif = jumlah elektron yang ditangkap atau terima oleh suatu unsur lain.

Bilangan Oksidasi Bilangan Oksidasi dan Aturan Penentuan Biloks | Kimia SMA Kelas X Semester 2

Bilangan Oksidasi dan Aturan Penentuan Biloks | Kimia SMA Kelas X Semester 2

Aturan dalam Menentukan B.O

1. Semua unsur bebas atau unsur yang tidak berikatan dengan unsur lain seperti contohnya H2, O2, Cl2, K, Fe dan lain-lain maka biloksnya adalah 0

2. Ion memiliki biloks sama dengan jumlah muatannya, contoh : b.o Cl= -1 ; Li= +1 ; PO43- = -3 ; SO42- = -2

3. Dalam senyawanya :

Biloks Bilangan Oksidasi dan Aturan Penentuan Biloks | Kimia SMA Kelas X Semester 2

Pengertian Reaksi Otoredoks atau Disproporsionasi

Pada waktu pelajaran, mungkin kalian akan mendengar reaksi otoredoks atau disproporsionasi. Apa itu reaksi otoredoks atau reaksi disproporsionasi itu? Reaksi otoredoks atau reaksi disproporsionasi adalah suatu zat mengalami reduksi dan oksidasi secara bersamaan.

Contoh :

NaOH + Cl2 -> NaCl + NaClO + H2O

——— 0 —— -1 —-+1 ——–

Terlihat diatas, Cl(BO = 0) kemudian mengalami oksidasi membentuk NaClO (Biloks = +1), dan mengalami reduksi membentuk NaCl (Biloks = -1). Itulah yang dinamakan reaksi otoredoks atau reaksi disproporsionasi, dimana Cl2 mengalami 2 reaksi sekaligus.

Bilangan Oksidasi dan Aturan Penentuan Biloks | Kimia SMA Kelas X Semester 2

Selamat belajar Bilangan Oksidasi atau Redoks

About DaddySunSek

Seorang laki-laki sederhana dari Kota Gaplek, Wonogiri. Pernah belajar di Universitas Negeri Semarang dan kini mengajar Kimia di SMA Islam Al Azhar 7 Solo Baru, Sukoharjo. Selain mengabdi di dunia pendidikan, saya juga aktif di dunia Internet Marketing. Salam Sukses dari Wonogiri View all posts by DaddySunSek →

10 Responses to Bilangan Oksidasi dan Aturan Penentuan Biloks | Kimia SMA Kelas X Semester 2

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Terkaitclose