Tempat Belajar dan Bergaul Bermanfaat

Larutan Penyangga atau Buffer | Kimia SMA Kelas XI Semester 2

Larutan Penyangga atau Buffer | Kimia SMA Kelas XI Semester 2 – Alhamdulilah, kali ini saya bisa update materi kimia kembali. Untuk kali ini materi yang akan saya sampaikan adalah Larutan Penyangga atau Larutan Buffer. Apa itu larutan penyangga? Apa pengertian Buffer itu? Akan saya jelaskan secara detail disini beserta contoh soal dan pembahasan. Ok, mari kita belajar kimia.

Larutan Penyangga atau Buffer | Kimia SMA Kelas XI Semester 2

megaphone Larutan Penyangga atau Buffer | Kimia SMA Kelas XI Semester 2 megaphone Larutan Penyangga atau Buffer | Kimia SMA Kelas XI Semester 2 CONTOH SOAL DI BAWAH INI :

silau Larutan Penyangga atau Buffer | Kimia SMA Kelas XI Semester 2 pH Larutan Penyangga : Contoh Soal dan Pembahasan

Pengertian Larutan Penyangga atau Buffer adalah larutan yang mengandung asam lemah dengan basa konjugasi atau basa lemah dengan asam konjugasi yang dapat mempertahankan harga pH baik itu saat ditambah sedikit asam, sedikit basa atau pengenceran.

Larutan Penyangga Larutan Penyangga atau Buffer | Kimia SMA Kelas XI Semester 2

Komponen Buffer :

1. Larutan penyangga bersifat asam

Larutan yang bersifat asam mempunyai pH kurang dari 7. Larutan ini dibuat dari asam lemah dan garamnya (basa konjugasi dari asamnya). Selain itu larutan ini bisa dibuat dari percampuran antara asam lemah dengan basa kuat dimana asam lemah yang dicampurkan dalam jumlah berlebih. Contoh basa kuat yang sering digunakan adalah natrium hidroksida / NaOH, kalium hidroksida / KOH, barium hidroksida / Ba(OH)2, kalsium hidroksida / Ca(OH)2.

2. Larutan penyangga bersifat basa

Larutan yang bersifat basa mempunyai pH lebih dari 7. Larutan ini dibuat dari basa lemah dan garamnya (asam konjugasi dari basanya). Selain itu larutan ini juga bisa dibuat dari basa lemah dengan asam kuat dimana basa lemah yang dicampurkan dalam keadaan berlebih.

Larutan Penyangga atau Buffer | Kimia SMA Kelas XI Semester 2

Buffer mempunyai kapasitas penyangga atau biasa disebut dengan intensitas buffer atau indeks buffer. Ini adalah ukuran kemampuan buffer dalam mempertahankan pH jika diencerkan, atau ditambah sedikit asam kuat atau ditambah sedikit basa kuat. Kapasitas bufer ternyata bergantung dari basa-garam atau asam-garam yang dikandungnya.

Sebenarnya penambahan asam dan basa pada suatu buffer mengubah harga pH, karena perubahannya kecil maka diabaikan. Tetapi, apabila jumlah dari asam dan basa yang ditambahkan sangat banyak, maka perubahan pH tidak dapat diabaikan lagi. Sehingga pengertian dari kapasitas buffer adalah jumlah asam atau basa yang dapat dinetralkan larutan buffer sebelum nilai pH berubah.

Dalam kehidupan sehari-hari, buffer dimanfaatkan untuk berbagai macam keperluan. Contoh manfaat larutan penyangga dapat ditemui dalam fotografi, obat-obatan, zat warna, dan industri kulit. Sebenarnya, dalam tubuh kita terdapat buffer juga lho yaitu cairan tubuh. Cairan tubuh ini terdapat di cairan ekstrasel dan intrasel. Dalam cairan intrasel terdapat H2PO4- dan HPO42- atau dinamakan dihidrogenfosfat dan monohidrogenfosfat. Dalam cairan ekstrasel terdapat H2CO3 dan HCO3- atau asam karbonat dan bikarbonat. Besarnya pH adalah konstan 7,4.

Larutan Penyangga atau Buffer | Kimia SMA Kelas XI Semester 2

About DaddySunSek

Seorang laki-laki sederhana dari Kota Gaplek, Wonogiri. Pernah belajar di Universitas Negeri Semarang dan kini mengajar Kimia di SMA Islam Al Azhar 7 Solo Baru, Sukoharjo. Selain mengabdi di dunia pendidikan, saya juga aktif di dunia Internet Marketing. Salam Sukses dari Wonogiri View all posts by DaddySunSek →

3 Responses to Larutan Penyangga atau Buffer | Kimia SMA Kelas XI Semester 2

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Terkaitclose